Jumat, 27 September 2013

memperbaiki akhlak dengan segera

"MEMPERBAIKI AKHLAK"

TERAPI KEDUA :

“Sesungguhnya bangsa itu tergantung moralnya, bila moralnya rusak, maka binasalah bangsa itu”.
Dalam menyembuhkan suatu penyakit, terapi yang Kedua adalah : “Memperbaiki Akhlak”. Ya Benar !
Dengan memperbaiki akhlak maka masalah yang anda hadapi serasa menjadi ringan, beban menjadi enteng, secara otomatis penyakit akan berangsur-angsur sembuh dengan sendirinya. Coba saja kita lihat orang yang tengah diadili di meja hijau dengan ancaman dan tuduhan yang berat. Karena sikap dan perilakunya baik selama menjalani proses persidangan, maka sang Hakim memutuskan dan mengurangi kadar hukumannya. Begitu pula orang yang bersalah yang sedang menjalani hukuman di penjara, Karena yang bersangkutan berkelakuan baik, maka masa tahanannyapun dikurangi setiap tahunnya.
Rasulullah SAW bersabda ;
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah menyakiti tetangganya, dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,hendaklah berbicara yang baik (kalau tidak dapat) hendaklah diam saja (HR Bukhari & Muslim).

konsep akhlak

1.KONSEP AKHLAK

Walaupun manusia boleh dipisahkan daripada bidang ilmu atau pemikiran, bahkan juga boleh dipisahkan daripada agama dan kepercayaan, tetapi tidak boleh dipisahkan dengan akhlak atau moral. Ini kerana setiap perbuatan, amalan atau tindakan yang diambil tidak terlepas atau terkeluar daripada lingkungan hukuman sama ada terhadap dirinya atau orang lain ataupun benda lain iaitu adakah baik atau tidak segala tindakan tersebut. Jika baik jawapannya perkara itu akan dilakukan tetapi jika jahat perkara itu akan ditinggalkan. Itulah akhlak yang baik. Tetapi jika sebaliknya yang dilakukan itulah akhlak yang buruk.

Dari sini ternyata kedudukan akhlak dalam kehidupan manusia sehingga di kalangan orang yang tidak bermoral mereka merasakan perlu adanya suatu akhlak yang diakui bersama oleh mereka supaya dapat mengatur kehidupan yang lebih baik menurut pandangan mereka.
Islam merangkumi aqidah, dan syariat mengandungi roh akhlak. Islam tanpa akhlak seperti rangka yang tidak mempunyai isi, atau jasad yang tidak bernyawa. Sabda Rasulullah saw yang bermaksud : "Islam itu akhlak yang baik". Begitu juga sabda Baginda yang bermaksud : "Tidak ada sesuatu yang lebih berat timbangannya selain daripada akhlak yang mulia."

menuju akhlak yang mulia

(Oleh: Amien. M. Ryzal / Buletin Al-Ilmu)

Belakangan ini kita sering mendengar berita-berita tentang banyaknya akhlak-akhlak para pemuda yang rusak. Di lingkungan pelajar dan mahasiswa misalnya, sering kita dengar tawuran antar pelajar, siswa-siswi yang tidak berakhlak, dan pergaulan bebas. Oleh karena itu siapapun yang mendambakan keselamatan dan keberuntungan dalam hidupnya, tidak ada jalan lain baginya kecuali dengan tazkiyatun nufus (penyucian jiwa). Menyucikan diri dari kefasikan, keburukan amalnya dan akhlak yang buruk.

Bagaimanakah cara dan metode menyucikan diri yang benar? Adakah metode-metode yang khusus yang lazim dilakukan oleh orang yang akan memperbaiki akhlaknya? Apakah pengalaman pribadi, perasaan seseorang dan bisikan hati bisa dijadikan landasan amal dalam hal ini?
Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam. Dan seburuk-buruk perkara adalah yang diada-adakan oleh manusia tanpa petujuk dari Rasul mereka. Tidak terkecuali dalam masalah perbaikan akhlak, hendaknya kita kembalikan kepada petunjuk Rasûlullâh Shallallâhu 'Alaihi Wasallam, sebagai satu-satunya manusia yang ahli di bidang tersebut.
Ketahuilah wahai saudaraku seiman, sesungguhnya memperbaiki akhlak dengan tujuan membentuk akhlak yang mulia merupakan faktor utama bagi kekuatan dan keagungan umat. Sesungguhnya nilai suatu umat itu terdapat pada akhlaknya. Jika akhlak itu hilang maka hilang pula nilai umat tersebut. Karena itulah perbaikan akhlak memiliki peranan yang sangat penting, karena dia sangat berpengaruh bagi baik atau buruknya suatu umat.

tips mengubah akhlak


11 Tips Ringkas Untuk Mengubah Dan Meningkatkan Akhlak Diri

1.       Sifat yang sedia tumbuh di dalam jiwa setiap manusia yang mempunyai perkaitan rapat dengan akhlak Islam apabila ianya dapat dikawal dengan baik, ialah sifat marah. Sifat ini tidak mungkin dapat dihapuskan sama sekali. Jadi perlulah kita berusaha untuk kurangkan sifat marah ini dengan menekan dan membatasi pengaruhnya di dalam jiwa kita.

                       Sifat marah ini hendaklah diarah untuk yang hanya diredhai Allah s.w.t. seperti menafkahkan harta bendanya di jalan Allah, membantu fakir/miskin, anak yatim dan orang-orang yang berhajat

Puncak-puncak keruntuhan remaja


PUNCAK-PUNCAK KERUNTUHAN REMAJA

Faktor remaja itu sendiri


Tekanan dalam pelajaran
o Secara purata, setiap pelajar mempunyai 8 hingga 10 subjek untuk belajar bagi peperiksaan, mahupun peperiksaan di sekolah, UPSR, PMR, SPM ataupun STPM.
o Selain itu, sesetengah pelajar menghadiri kelas tambahan dan kelas tuisyen dan mempunyai kerja yang diperuntukkan oleh guru tuisyen.